Tanpa kategori

Mari kita tertawa

Mari kita tertawa…kawan

Tertawa tentang keadaan ini.

Tertawa tentang indahnya kepedihan ini….

Hingga urat saraf ini tak terasa lagi..

Sampai hati tak berbentuk lagi…

Sebab kepedihan ini terlalu lama menari dengan nada oktaf tinggi..

Hingga pedih ini jadikan aku lupa diri…

Kaki ini sampai lupa untuk berlari…

Amboi…

Masihkah panjang jalan ini?….

Masih

kah aku harus berlari sendiri..

Ayo kawan…

Kita bermain dengan kepediham ini.

Nikmati saja pertunjukan sirkus ini

Kau akan terbiasa tertawa dengan hati menangis…

Atau menagis dengan hati tertawa…

Cinta, kecewa. Air mata, pengorbanan, hinaan, kebohongan. Kesombongan, dan kepalsuan, adalah bumbu bumbu untuk tertawa…

Menggala, 8 juli 2018

Tanpa kategori

Di saat itu

Waktu terus berlalu….

Dan sang waktu berhenti untuk sementara waktu.

Tepatnya saat ini…

Berhenti untuk mengingat masa lalu

Masa lalu tentang aku dan kamu.

Yang dulu pernah bersatu..

Apakah kamu sudah lupa waktu itu?

Yang dulu waktu itu cuma hanya untukmu.

Yang aku pun tidak tahu kenapa aku mencintaimu seperti itu.

Dan setelah itu

Dirimu terlalu mencemaskan masa depan tentang aku dan kamu pada waktu.

Hingga kau tinggalkan mimpi itu dan terus berlalu.. dan kini.

Langit kita sama, tapi dengan bintang berbeda.

Bandar lampung, 10 April 2018

Tanpa kategori

bakahueni

Angin laut mengerayangiku. Mengeltik setiap selah tubuhku. Ooh mesranya…

Disetiap rabanya. Membisikan bisikan halus nan mengoda. Ooh…tuan muda yang hampir tua…dari manakah tuan. Dan hendak kemanakah? Apa kah yang tuan cari, pergi sendiri dan pulang sendiri…? Aku tidak tahu kemana angin akan membawaku.. dan lalalalalalallaalalala…sa lalalalalalal

Tanpa kategori

Cerita kita sore ini

Sore ini masih seperti sore itu

Hangat dan kuning mempesona

Masih sama dengan ceritamu dulu…

Aku ingin sekalu melewati sore itu lagi

Dengan ceritamu yang penuh tawa… 

Duduk ditempat itu….sambil melihat wajah mu yang merona

Merona karena cahaya sinar sore itu…

Kapan kita berjumpa lagi kawan?

Mengulanggi kebahagian kecil kita

Kita tertawakan semua nasib kita…

Kita hina semua cerita yang menimpa kita

Sampai kita tidak tahu siapa diri kita ini.

Kapan kita bisa nikmati sore itu lagi kawan….?

Sudah banyak cerita yang ingin aku ceritakan.

Tanpa kategori

lakukan percepatan atau anda akan tertinggal.

Halo sahabat. Malam yang indah. Susana kota ini hampir sama seperti desaku. Sudah tiga hari ini aku disini. Kembali duduk dikursi empuk. Ditiup udara mesin kipas yang berputar putar. Kembali menjadi robot. Seperti dulu. Tumpukan kertas menjulang dengan berbagai angka yang hilir mudik. Ooo….mau tidak mau kawan ini adalah rutinitas yang sdh aku tinggalkan sejek 7 bulan yang lalu. Lingkungam baru. Teman baru. 

Mungkin mereka berpikir langkahku terlalu pelan kawan. Tidak ada langkah yang membuat mereka berkesan. Melihat sebentar tanpa ada penghargaan sedikit saja. Sedangkan mereka sudh berlari jauh didepanku. Kita berbeda . Jalan mereka lurus,datar, terang,lebar .dan sedikit agak berubang.

Sedangkan aku. Kau tahu kawan. Jalanku berlubang dalam, gelap tidak jarang aku jatuh.roboh dibuatnya badan ini. 

LELUCON · PUISI

KUDA BESI

Kuda Besi

Sudah Jauh Ya Perjalanan Kita

Tak terasa sampai saat ini

Sudah 8  Tahun Engkau Menemaniku

Menamaniku dikala apappun…

Aku Bahagia…..Engkau ada

Aku Bersedih Engaku Setia

Aku Kecewa Engkau datang

Yang Pastinya Engkau tahu semua perasaanku

Tapi terkadang…

Saat engkau terluka….aku diam

Saat engkau menangis…engkau sendiri

Namun saat kau di pandang rendah

Aku selalu membelamu…

Engaku yang menenami aku

Mencapai mimpi, cita cita dan cinta….

Kau dan aku adalah cinta tak bersyarat….

Tidak seperti cinta didunia ini

Penuh kemunafikan….palsu

Dan aku akan berdoa pada tuhanku

Agar kita seperti ini selamanya….